Tips Performa

Manfaat Buah Cherry

Simak manfaat kesehatan lain dari buah cherry selengkapnya seperti yang dilansir dari Medical Daily...

Tips Mesin

Taman Bunga Terindah Di Dunia 2014

Hari ini, taman nasional tertua yang terletak di ibukota Amerika ini dikunjuni 1 juta orang setiap tahun nya. ...

Tips Kelistrikan

Gedung Tertinggi Di Asia Tenggara Tahun 2014

Bisa Dibayangkan Indonesia juga Bisa menciptakan Tower tertinggi didunia,...

Tips Kaki-kaki

10 Misteri Menyeramkan Di Dunia

Sebuah misteri yang diyakini masyarakat, tentang keberadaan hal- hal misterius yang sangat menyeramkan....

Otomotif Kitau

Rabu, 03 Oktober 2012

Pengenalan Dan Penerapan Peralatan Analisis




Dasar Teori
           Menggunakan alat dengan betul merupakan syarat untuk memperoleh hasil-hasil yang betul pada analisis kuantitatif . Cara penggunaan yang benar ini ditanamkan pada diri dari permulaan, bagi percobaan-percobaan selanjutnya.
Dalam praktikum ini kita akan belajar mengenal dan menggunakan alat:

1.Pipet
2. Labu takar
3. Buret

Praktikum melatih kita untuk:
1. memilih alat yang benar bagi tujuan tertentu
2. memeriksa alatnya apa bekerja dengan baik
3. membersihkan alatnya
4. mempersiapkan alatnya untuk reagen tertentu
5. menggunakan alatnya.

Alat dan Bahan
A. Alat:
- labu takar 250 mL : 2 buah
- Erlenmeyer 250 mL : 2 buah
- Gelas piala 250 mL : 2 buah
- Batang pengaduk : 1 buah
- Pipet 25 mL : 1 buah
- Pipet 20 mL : 1 buah
- Sikat tabung : 1 buah
- Botol semprot : 1 Buah
- Corong biasa : 1 buah
- Etiket-etiket
- Kertas saring
- Kertas atau lap
- Standar dan buret
B. Bahan:
- Larutan detergen
- 250 mL reagen A
- 100 mL HCl 0,1 N
- 100 mL NaOH 0,1 N

 Prosedur Kerja
            Sebelum kita mengenal alat serta tehnik penggunaan alat, maka alat-alat yang akan kita pakai terlebih dahulu dibersihkan. Membersihkan alat-alat yang kan dipakai itu adalah untuk mengukur volume larutan dengan tepat. Larutan sama sekali tidak boleh dikotorkan dengan zat yang berasal dari alat yang kurang bersih.
Tehnik membersihkan alat sebagai berikut:'

1. Cuci alat yang digunakan dengan air kran dingin sampai bersih
2. Bilas alat sekali lagi dengan menggunakan air suling. Hal ini dimaksudkan untuk menghilangkan zat-zat yang terlarut dalam air kran
3. Periksa apakah pada dinding alat tersebut masih menempel tetesan-tetesan air. Bila ada maka:

a. Cuci alat dengan menggunakan larutan detergen dengan air kran dingin
b. Hilangkan dtergen dengan air kran dingin
c. Hilangkan air kran dengan menggunkan air suling.

Catatan:
- Adanya tetesan air pada dinding alat/tabung menunjukkan adanya lemak pada tempat sabun tersebut.
- Jangan sekali-kali mencuci alat dengan air panas ataupun mengeringkannya dengan tanur pengering yang panas. Hal ini akan mengembangkan alat volumetrinya sehingga volume bertambah.
Setelah alat-alat tersebut selesai dicuci dan dikeringkan maka alat-alat itu siap untuk dipakai.

Yang harus dilakukan dalam praktikum ini adalah:
a. Bagaimana menentukan batas garis kalibrasi ?
b. Gambarkan bentuk-bentuk alat, cara penggunaan serta tujuan digunakan alat tersebut, meliputi:
a. Pipet
b. Buret
c. Labu takar

Alat-alat kimia lainnya ,seperti:
- Gelas kimia
- Tabung reaksi
- Kaki tiga dan kasa asbes
- Corong gelas
- Labu erlenmeyer
- Pinggan porselin
- Pipet tetes
- Kaca arloji
- Gelas piala

Pembahasan dan Hasil Pengamatan
A. Cara Penentuan Garis Kalibrasi
Garis batas adalag garis yang teratur pada leher labu takar yang menunjukkan batas permukaan cairan untuk mendapatkan volume cairan tertentu. Untuk mendapatkan pengukuran cermat, dasar maniskus cairan harus menyentuh batas garis ini bila dikaca pada ketinggian mata.
Pipet dibuat dengan perhitungan: Volume yang dimaksud tercapai bila dasar maniskus cairan tepat menyentuh garis batas.
Labu takar dibuat dengan perhitungan volume: volume yang dimaksud tercapai bila dasar maniskus cairan tepat menyentuh garis batas.

B. Penggunaan Pipet
- Pada waktu menyedot larutan dari gelas piala, ibu jari menekan tanda S pada pipet. Keluarkan pipet dari gelas piala. Pegang pipet tegak lurus di atas gelas piala untuk mengembalikan kelebihan larutan dalam pipet gelas piala. Dengan memutar pipetnya, biarkan larutannya perlahan-lahan menetets keluar sampai maniskusnya, dipandang pada ketinggian mata kita tepat menyentuh garis batas kalibrasi.
- Pindahkan pipet ke dalam labu titrasi (erlenmeyer) dengan ujung menyentuh labu titrasi yang dimiringkan. Tekan tanda E pada pipet dengan ibu jari, biarkan cairan keluar. Bila cairan sudah mencapai ujung lancip, lalu tunggu sampai 15 detik.

C. Penggunaan Buret
- Tuangkan larutan melalui corong ke dalam buret. Buka kran sebentar untuk mengisi lubang ujung lancip dan menghilangkan gelembung-gelembung udarayang mungkin ada di dalamnya. Ketok perlahan-lahan ujung lancip untuk menghilangkan gelembung-gelembung udara yang mungkin ada. Turunkan maniskus sampai garis yang terdekat.
- Lepaskan tetesan pada ujung lancip dengan menyentuh pada dinding gelas piala. Tangan kiri memegang kran dan tangan kanan memegang botol titrasi sambil menggoyang-goyangkannya.

D. Penggunaan Labu Takar
- Masukkan zat yang akan diencerkan ke dalam labu takar. Gunakan batang pengaduk yanmg bersih, untuk menuangkan air suling ke dalam labu, isi sampai tubuh labu penuh.
- Gunakan sekarang pipet tetes atau botol semprot
- Untuk menambahkan air suling setetes demi setetes sampai maniskus larutan tepat menyentuh garis, bila dipandang pada ketinggian mata.

E. Alat-alat Kimia
1. Gelas kimia untuk mengukur volume zat cair
2. Tabung reaksi , untuk malekukan percobaan reaksi kimia dalam bentuk larutan.
3. Kaki tiga sebagai tungku
4. Kasa asbes digunkan sebagai alas pada pemanasan alat-alat gelas.
5. Corong gelas digunkan sebagai corong jika memindahkan cairan yang cukup banyak
6. Labu erlenmeyer untuk menampung hasil penyulingan, memanaskan cairan dan lain-lain
7. Pinggan porselin untuk menguapkan larutan atau mengeringkan zat padat yang bas.
8. Pipet tetes untuk memindahkan beberapa tetes zat cair.
9. Bahan kegiatan praktikum atau bahan-bahan yang perlu diamati
10. Gelas kimia untuk wadah zat cair, membuat larutan-larutan.
Selengkapnya

Selasa, 29 Mei 2012

Fungsi Hardware


Monitor
Monitor atau sering kita sebut Layar tampilan Komputer. Istilah monitor biasanya digambarkan pada sebuah kotak layar yang dapat menampilkan sesuatu dari sebuah perangkat komputer. Sebagai media output monitor mempunyai arti penting sebagaimana perangkat-perangkat komputer lainnya. Semuanya merupakan unit-unit penting dalam sebuah sistem komputer yang bila salah satunya tiada maka sistem tidak akan bisa bekerja.
Monitor komputer juga dijelaskan sebagai Perangkat output yang menampilkan aksara dan/atau imej, baik diam atau bergerak, yang diproses/diperintahkan dari CPU melalui media input.
Selengkapnya

Jumat, 09 Desember 2011

Sejarah Perkembangan Komputer Dari Masa Ke Masa

Informasikita- Pada awalnya kita hanya menggunakan alat seadanya untuk melakukan sesuatu perhitungan dan apa saj ayng berhubungan dengan data. tetapi sekarang kita suah bisa menggunakan yang namanya komputer, yang bisa mengelolah data dan angka dengan cepat dan efesien. tapi tahuka anda sejarah dari komputer itu sendiri. ikuti artikel ini :
Terciptanya komputer diawali dengan perkembangan alat hitung, amka dalam meninjau perkembangan komputer kita tak lepas dari perkembangan alat hitung. Alat hitung tertua yang sekarang masih digunakan adalah abacus (di Indonesia dikenal dengan nama sempoa) alat ini berasal dari Timur Tengah dikena di Eropa pada Marcopolo.
Pada tahun 1642 seorang pemuda berumur 16 tahun bernama Blaise Pascal membuat sebuah mesin jumlah (Mechanical Adding Mavhine) yang digunakan pada kantor ayahnya di Rouen Perancis pada tahun 19673, seorang Phyosopy jerman bernama Leibniz. Membuat mesin hitung yang dapat menambah dan mengalikan. Pada Tahun 1975 seorang Peranvis bernama Joseph Mario Jacuard, merancang sebuah metode penggunaan lubang-lubang pada kartu untuk mengotrol benar-benar pada penenum tekstil.
Pada tahun 1833, Charles Babbage menggunakan konsep yang mendekati stored program pada komputer modren dan mesinnya disebut Analytical Engine. Pada tahun 1854, George boole menerapkan operasi matematika logic (aljabar logic), penemuan ini merupakan seumbangan besar dalam perkembangan menuju abad komputer. Pada tahun 1880, Dr. Herman Hollerith dari United States Census Bureau menemukan metode dengan menggunaka punch card untuk merekam data dalam mesin sensusnya. Hal ini membawa ollerth kearah suksesnya pada tahun 2886 ia mendirikan Tabulasi Machane Campany dikemukakan hari Tabulating Machine Compay berembang menjadi internasinal Bussiness Machine Corporation. (I.B.M).
Pada tahun 1908 James Power dari Census Bareau merencanakan mesin untuk memproses dengan menggunakan punch car dan mesin ini digunakan pada tahun 1910 pada tahun 1911 ia membentuk Power Accounting Machine Compay yang kemudian hari menjadi Remington Rand Company dan sekarang menjadi Univac Division of  Sperry and Corporation.
Pada tahun 1930 M Jhon V. Atanasiffy menciptakan meisn hitung yang berkerja secara elektronik, tetapi pemutusan dan penyambungan arus listrik masih dilakukan secara mekanis pada tahun 1944 Howard Aiken membuat komputer yang dapat melakukan operasi artimatika dan logika secara otomatis, komputer nya disebut dengan nama Mark I. Mark I segera diganti dengan munculnya komputer elektronik yang otomatis bernama Eniac. Komputer ini dirancang oleh J. Prosper Ecklert dan Jhon W.Mauchly.

A.  Generasi Komputer
Hingga saat ini perkembangan komputer dapat dikatakan telah mengalami 6 generasi yang dapat dikelompokkan sebagai berikut :
-         Pra generasi (sebeum tahun 1946)
-         Generasi I (tahu 1946-1959)
-         Generasi II (tahun 1959-1965)
-         Generasi III (tahun 1965-1970)
-         Generasi IV (sejak 1970)
-         Generasi V (sekarang dalam tahap perkembangan)

B.  Komputer Generasi Pertama ( 1946-1959)
Ciri-ciri komputer generasi kedua :
1.      Komponen utama  yang digunakan adalah transistor sirkuitnya
2.      Program yang dibuat dengan bahas tingkat (High Level Language), seperti : Fortran, Cobol, Alkgol (The Algorithnic Language)
3.      Kapasitas memory utamanya sudah cukup besar
4.      Ukuran fisik komputer lebih kecil
5.      Proses operasi sudah cepat dapat memproses jutaan operasi perdetik
6.      Membutuhkan lebih sedikit daya listrik
7.      Orientasinya tidak hanya pada aplikasi bisnis tetapi juga pada aplikasi teknik. Contoh komputernya : Univac III, Burroughs 200, IBM 7070, Honeywell 400, Honeywell 800.

C.  Komputer Generasi Ketiga (1965-1970)
Ciri-ciri komputer generasi ketiga :
1.      Komponen yang digunakan adalah IC (Integrated Circuit)
2.      Prosesnya lebih cepat, kecepatan hamper 10.000 kali dari komputer generasi pertama
3.      Kapasitas memori komputer lebih besar dapat menyimpan ratusan ribu karakter.
4.      Penggunaan listrik lebih hemat
5.      Memungkinkan untuk melakukan multiprocessing dan multi programing. Multi processing yaitu dapat memproses sejumlah data dari sumber-sumber yang berbeda pada waktu yang bersamaan.
6.      Kemampuan melakukan komputer data dari satu komputer dengan komputer lainnya, misalnya lewat alat komunikasi telepon. Contohnya : IBM S/360, NOVA.

D. Komputer Generasi Keempat (Sejak 1970)
Sejak dari generasi ketiga orang sulit membayangkan komputer generasi selanjutnya, karena telah banyak seklai perkembangan-perkembangan yang telah terjadi yang sebelumnya belum pikirkan, tetapi sejak tahun 1970 ada dua perkembangan yang dianggap sebagai komputer generasi keempat.
Yang pertama adalah penggunaan Large Scale Intergation (SLI) atau juga dengan nama Bipolar Large Scale Intergation. SLI merupakan pemedatan beribu-ribu IC yang dijadikan satu dalam sebuah chip istilah chip digunakan untuk menunjukkan suatu lempengan persegi empat yang memuatan rangkaian-rangkaian terpadu (Intergrated Circuits). LSI kemudian dikembangkan menjadi VLSI (Very Large Scale Integration).
Yang kedua adalah dikembangkannya komputer mikro yang menggunakan miriprocessor dan semi condutor yang berbentuk chip untuk memori komputer (Internal Komputer), sedangkan generasi komputer sebenarnya masih menggunakan magnetic  core storage. Contoh komputer generasi keempat yang pertama :
-         Tahun 1970, IBM 370 telah menggunakan LSI yang merupakan komputer generasi keempat yang pertama.
-         Tahun 1977 perusahaan detepoint corporation  mengumumkan Arcnet yang merupakan komputer lokal Area Network (LAN), LAN adalah jaringan komputer yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang dihubungkan dengan kabel dalam satu areal lokal.
-         Tahun 1977 merupakan perkembangan yang sangat penting dalam dunia komputer mikro sejak saat ini mempunyai bentuk fisik yang kecil dengan harga murah yang dapat dijadikan oleh masyarakat, sehingga disebut dengan komputer personal.
-         Tahun 1981 Xerox Corpotion memperkenalkan komputer di atas meja (desk-top komputer) yang dapat menampilkan beberapa bentuk dilayar sekaligus dalam bentuk jendela (window) dan mengunakan alat mous yang pertama
E. Komputer Generasi Kelima
Komputer generasi kelima sedang dalam perkembangan komputer yang digunakan adalah VLSI (Very Large Scale Intergration) disamping VLSI juga sedang dilakukan pengembangan terhadap Josephson Junction yang memungkinkan bias menggantikan chip. Josephson mempunyai kemampuan memproses milyard oprasi per detik jepang adalah Negara yang mempelopori perkembangan generasi kelima.
Demikianlah artikel ini tentang Sejarah Perkembangan Komputer dari masa ke masa, semoga bermanfaat.

Selengkapnya
 
Twitter Facebook Feedburner Google +1 youtube flickr
© Copyright 2012 Informasi Teknologi, Sejarah, Alam Wisata, Kesehatan Template Modify by INFORMASI KITA | Powered by Blogger.com.